Pages

Selasa, 14 Juni 2011

Video Dombos



video

Jumat, 03 Juni 2011

dombos



DOMBOS adalah Domba khas dari Kabupaten Wonosobo yang merupakan persilangan antara Domba Texel dengan Domba local Wonosobo. Usaha yang dilaksanakan peternak di Kabupaten selain untuk pembibitan juga usaha penggemukan. Dalam upaya menjaga kelestarian plasma nutfah Dombos maka pemerintah kabupaten Wonosobo sekarang ini sedang melakukan pendataan kemurnian DOMBOS. Namun demikian karena ternak domba di Kabupaten Wonosobo juga diambil dagingnya maka usaha tani penggemukan tetap dilaksanakan tanpa mengurangi jumlah populasi secara besar-besaran .
Penggemukan adalah usaha pemeliharaan ternak dengan cara mengandangkannya selama periode tertentu untuk mempercepat dan meningkatkan produksi daging. Usaha penggemukan domba pasarnya masih terbuka luas karena dagingnya mempunyai cita rasa yang khas dan dapat diterima oleh berbagai lapisan masyarakat.
Yang harus diperhatikan dalam usaha penggemukan :
1. Pemilihan Bibit ( bakalan )
 Domba jenis kelamin jantan, undang-undang peternakan melarang pemotongan ternak betina produktif. Disamping itu laju pertumbuhan ternak jantan lebih cepat menghasilkan daging.
 Umur bakalan yang baik berkisar 10-12 bulan karena kondisi keseluruhan alat saluran pencernaan telah berkembang secara maksimal sehingga mampu mengkonsumsi berbagai bentuk pakan yang diberikan. Disamping itu daging yang dihasilkan cukup empuk karena ternak relatif muda.
 Domba bakalan yang harus sehat dan tidak cacat. Jenis bakalan disesuaikan dengan permintaan pasar misalnya domba ekor tipis ( DET ) atau domba ekor gemuk ( DEG ).
 Bobot badan bakalan maksimal 20 kg/ekor.
2. Pemberian Pakan.
Pakan penggemukan berupa hijauan dan konsentrat. Pakan hijauan merupakan bahan pakan sumber serat, terdiri dari rumput lapangan, rumput unggul, hijauan leguminosa maupun hijauan lain.
Pakan konsentrat sebagai pakan sumber energi dan protein berperan penting untuk melengkapi kekurangan zat gizi yang berasal dari pakan hijauan agar penggemukan dapat maksimal.
Contoh pakan konsentrat antara lain ampas tahu, singkong, bekatul dan campuran beberapa bahan ( konsentrat jadi ). Jumlah pemberian pakan hijauan lebih kurang 10 % dari bobot badan/ekor/hari sedangkan pakan konsentrat lebih kurang 1 - 2 % dari bobot badan/ekor/hari.
3. Perkandangan
Bentuk kandang yang dianjurkan adalah kandang panggung yang diberi sekat-sekat secara individu, tujuannya untuk menjamin kesehatan ternak serta membatasi domba bergerak secara leluasa. Ukuran kandang penggemukan adalah 40 - 50 cm x 120 cm/ekor yang dilengkapi dengan tempat pakan dan minum.
4. Manajemen Pemeliharaan
• Lama penggemukan dibatasi dibatasi 3 - 4 bulan.
• Domba bakalan yang baru dibeli jangan langsung digabungkan dengan kelompok domba yang sudah ada, sebaiknya dipsahkan 1 - 2 hari untuk menghindari penyakit menular.
• Sebelum pelaksanaan penggemukan berilah obat cacing dengan dosis sesuai petunjuk.
• Untuk mengetahui perkembangan bobot badan ternak lakukan penimbangan domba pada awal dan akhir penggemukan.
• Domba yang sakit misalnya diare, sakit mata, scabies, kembung dll. Segera dipisahkan, tempatkan pada kandang khusus dan segera lakukan pengobatan.

berat dombos

Domba Texel asli Wonosobo, ternyata berkembang sangat pesat dan mencapai pertumbuhan yang fantastis. Berat Dewasa bisa mencapai lebih dari 1 kwintal dengan harga pasaran yang tinggi dan cukup stabil. Domba ini telah diberi nama oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat berkunjung ke kota ini tahun 2006 yang lalu dengan istilah DOMBOS atau Domba Wonosobo.

Sabtu, 28 Mei 2011


kunjungan Wakil Bupati Wonosobo dalam rangka sertifikasi DOMBOS

Kunjungan ke kandang kelompok RIMBA BERKARYA

Kamis, 26 Mei 2011

Domba Maskot



.





















dombos









blog in under construction

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.